Torehkan Medali Emas LKS SMK Tingkat Nasional 2020

Syarifah Moloku Membanggakan Sulawesi Utara

Syarifah Moloku Membanggakan Sulawesi Utara ist

MANADO, GJ.com - Syarifah Moloku siswi SMK Yadika Manado yang mewakili Sulawesi Utara dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tingkat Nasional XXVIII tahun 2020, secara mengejutkan berhasil meraih medali emas untuk bidang lomba Farmasi.

Pelaksanaan LKS tahun 2020 ini dilaksanakan secara daring mulai tanggal 18-23 Oktober 2020, dan terdapat 48 kompetensi keahlian yang dilombakan, diikuti 533 sekolah dari 34 provinsi dengan jumlah peserta sebanyak 932 orang.

Menurut Syarifah Moloku, meraih emas di ajang LKS SMK tingkat nasional tentu sangat membanggakan. “Aku sangat gembira berhasil meraih medali emas. Ini tentu sangat membanggakan bisa mempersembahkan medali emas untuk Sulut dalam LKS SMK tingkat nasional," ungkap Syarifah belum lama ini.

Untuk mengikuti lomba, kata Syarifah, memang membutuhkan persiapan matang. Apalagi lomba dilaksanakan secara daring dari rumah. "Aku hanya berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik," ungkap Syarifah.

Syarifah menyebutkan, perjalanan mengikuti LKS SMK hingga meraih medali emas cukup panjang dan penuh perjuangan. “Aku pada pertengahan Agustus 2020 menerima kabar dipilih untuk mengikuti LKS SMK bidang farmasi secara daring. Awalnya gugup sekali karena baru pertama kali ikut lomba, dan ternyata bisa mengalahkan peserta lain di tingkat kabupaten hingga akhirnya tembus ke tingkat provinsi,” tuturnya bangga.

Diungkapkan Syarifah, keberhasilan yang diraihnya itu tidak terlepas dari dorongan dan dukungan guru pembimbing, kepala sekolah, Drs, David M. Legi, keluarga. “Dukungan sekolah yang begitu besar, akhirnya aku merasa percaya diir untuk untuk mengikuti lomba,” urainya.

Sejak Agustus, jelas Syarifah, dirinya sudah mulai melakukan persiapan-persiapan, seperti melengkapi dokumen profil peserta lomba. “Awal September mulai ke sekolah untuk terima materi dan latihan dari ketua kompetensi keahlian Farmasi Klinik dan Komunitas Ma’am Monita ,serta guru pembimbing, Sir Faizal Ali. Jadi harus bolak-balik Kota Tomohon dan Kota Manado,” tutur gadis berkerudung ini.

Pada pertengahan September, katanya, pada tanggal 16 sampai 18 ada uji coba untuk tes jaringan dan posisi kamera pun dilakukan. “Jadi uji coba hari pertama melakukan pembuatan Jurnal Resep. Hari kedua, praktek membuat obat di rumah kepala sekolah dengan ditemani langsung oleh kepala sekolah, dan hari ketiga aku mengikuti presentasi tanya jawab dengan juri di lab farmasi,” urainya.

Sesuatu yang menarik dan menjadi bumbu sedap saat mengikuti LKS SMK 2020 ini, ungkap Syarifah, yaitu persiapan tidak hanya dilakukan tatap muka di sekolah bersama guru pembimbing, tetapi juga dilakukan secara daring melalui Google Meet. “Jadi aku di Tomohon ikut arahan langsung dari Manado lewat daring,“ cetus Syarifah.

Terkait lika-liku mengikuti lomba, gadis mungil ini mengungkapkan, sangat berkesan, dimana dirinya harus menyesuaikan diri mengikuti pembelajaran jarak jauh disamping mempersiapkan diri dalam lomba. “Pastinya lelah dan menguras tenaga selama mengikuti tahapan lomba,” ungkap Syarifah.

Proses LKS SMK tingkat nasional yang dilalui Syarifah terbagi dalam beberapa tahapan, yaitu pembukaan LKS di Lab via aplikasi zoom dan youtube dengan Pusat Prestasi Nasional. Hari pertama dan kedua, lomba dengan soal membuat jurnal. Hari ketiga praktik pembuatan sediaan oba-obat. Hari keempat dilakukan presentasi tanya jawab dengan juri Lab Farmasi dilanjutkan dengan acara pameran virtual, dan hari terakhir pengumumnan dan penutupan lomba melalui zoom dan youtube.

“Sebelumnya juga aku telah membuat video dengan dibantu dua teman, dan diupload tanggal 15 Oktober 2020 di youtube sekolah. Untuk Pameran Produk Unggulan Nasional dengan membuat extrak Daun Pangi (Pangium Edule) dan Extrak Pala dan Buah Nanas (Myristica Fragrans),” ungkap Syarifah.

Bersykur semua bisa dilakukan secara maksimal dan dapat dilalui dengan baik. “Sehingga Syarifah boleh meraih juara 1 dengan mendapatkan medali emas,” tandasnya Syarifah.**

Editor: Rusyandi

Bagikan melalui:

Komentar