Deklarasikan Forum UMKM Nuswantara, Budi Siap Sejahterakan UMKM

Deklarasikan Forum UMKM Nuswantara, Budi Siap Sejahterakan UMKM Sasra Firmansyah Pengusaha Konveksi Kabupaten Bandung Budi Yusep Nurjaman.

Kabupaten Bandung, "GJ".com - Dihadiri oleh Bupati Bandung H. Dadang M. Naser beserta jajaran SKPD, Budi Yusep Nurjaman, yang merupakan seorang pengusaha konveksi di Kabupaten Bandung, beserta rekan-rekan sesama pengusaha Kabupaten Bandung, mendeklarasikan Forum UMKM Nuswantara (FUN) pada hari Senin, (30/11/ 2020). 

Deklarasi yang diselenggarakan di Bale Sawala Soreang tersebut juga dihadiri oleh Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kab Bandung, Dani Gusnadi, M.M.

"UMKM, atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, adalah sektor yang jumlah anggotanya sangat massif dan terbanyak dalam komposisi pelaku usaha di Indonesia. Dari 60 Juta lebih Unit Usaha yang terdapat di Indonesia, 90 persennya berasal dari sektor mikro non formal," tutur Budi dalam pidato deklarasi di acara Forum UMKM tersebut.

"Hal ini," masih tutur Budi, "memiliki konsekuensi logis, jika kita ingin Ekonomi Indonesia terus mengalami perbaikan. Konsekuensi tersebut adalah: perlu adanya pembinaan yang berkelanjutan dan sistematis, terhadap para pelaku UMKM".

"Proses pembinaan ini tentunya, tidak dapat dilakukan sendirian, melainkan, perlu adanya mitra-mitra yang mumpuni, dan mampu bahu-membahu, bersama-sama menjaga urat nadi Ini, agar ekonomi Indonesia tidak terhenti begitu saja," lanjutnya.

"Kami melihat tentunya, ada Pemerintah Negara Republik Indonesia, yang dalam kesempatan kali ini, diwakili oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung, yang berperan sudah seperti orang tua kami sendiri, yang tak henti-hentinya merawat, mendidik, bahkan membiayai segala proses pembelajaran kami. Sehingga kami bisa belajar untuk memberikan lebih banyak manfaat bagi seluas-luasnya masyarakat di negeri bahari terbesar yang unik ini," tuturnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Bupati Bandung H. Dadang Naser, juga turut menyampaikan sambutannya di acara tersebut.

“FUN punya tugas, bagaimana mendorong UMKM lokal bisa berperan di tingkat global. Lakukan pameran-pameran internasional, baik secara virtual maupun konvensional di pasar dunia yang tentunya ke depan akan sangat terbuka. Produk maupun jasa yang dihadirkan, harus berkualitas internasional, tidak asal jadi dan dijaga konsistensinya,” imbuhnya.**

Penulis : Sasra Firmansyah

Editor: Ervan Radian

Bagikan melalui:

Komentar