Ini Jeritan Hati Petani Kertasari Kabupaten Bandung

Ini Jeritan Hati Petani Kertasari Kabupaten Bandung sastra firmansyah

KERTASARI, "SJN".com - Ahmad Fathoni, anak seorang petani warga Desa Cikembang,  Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung terlihat lugas saat membacakan tiga lembar kertas  tulisannya yang berisi "jeritan kaum tertindas di bawah kaki para penguasa", Sabtu (8/8/2020).

 

Tulisannya itu dibacakannya saat menyambut kedatangan Ketua Fraksi PKB DPR RI H. Cucun Ahmad Syamsurijal sebelum masuk ke bangunan Bale Sawala di kawasan nol km Sungai Citarum Obyek Wisata Situ Cisanti Desa Tarumajaya Kecamatan Kertasari. Di tempat itu, kala itu akan dilaksanakan dialog bersama petani pada rangkaian kegiatan reses Anggota DPR RI H. Cucun dari Komisi III. 

 

Saat Ahmad membacakan puisi tersebut menjadi perhatian puluhan warga, termasuk para petani. Bahkan para pengunjung Obyek Wisata Situ Cisanti pun turut menyimak puisi yang dibacakan Ahmad tersebut. 

 

Ini puisi yang dibacakan Ahmad di depan H. Cucun dan para petani di Kecamatan Kertasari tersebut.

 

Jeritan Kaum Tertindas Dibawah Kaki Para Penguasa 

 

Kami berteriak tetapi tidak ada telinga yang mendengar 

Kami merintih dalam tangisan hingga kehabisan air mata 

Kami berjuang tetapi keutuhan telah disobek sobek

Suara kami hanyut ditelan konglomerat dan perusahaan raksasa

Air mata kami ditelan belantara kekuasaan rezim ini

Tangan kami tergilas ekonomi buldoser pembangunan 

Berteriak mempertahankan hak atas tanah bangsa

Tetapi itu disebut anti pembangunan dan separatis

Menangis membela hidup disebut pengacau negara

Berjuang mempertahankan tumpah darah kami, itu katanya musuh negara 

Kuburan leluhur, kampung, adat, binatang dan tanaman

Sumber alam dan hutan kami  dicaplok oleh penguasa kapitalis dan penguasa bersenjata 

Kami tergusur, terhimpit dan merana

Kami terbuang di kampung halaman dan tanah leluhur kami sendiri

Kami menjadi pengemis di atas kekayaan dan dari para pencuri, perampok dan pembunuh

Kami menjadi tak berdaya

Inikah takdir hidup kami 

Semuanya hanya dia sang maha kuasa, 

Alam bangsa negri dan moyang negri ini tahu 

KepadaNya kami serahkan. (sastra firmansyah/sjn)**

Editor: Rusyandi

Bagikan melalui:

Komentar