ATMA ASTA "Rhemura", Pensi Pertama yang Dihelat Secara Online di Kota Bandung

ATMA ASTA "Rhemura", Pensi Pertama yang Dihelat Secara Online di Kota Bandung Bentar Wibisana

BANDUNG, GJ.com - Gelaran ATMA ASTA SMA Negeri 8 Kota Bandung untuk tahun sekarang memang berbeda jauh dengan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, ATMA ASTA dengan mengusung tema “Beradaptasi di Era Digital Semasa Pandemi” ini dilaksanakan secara virtual di tengah Pandemi Covid-19.

Meski di tengah pandemi, namun kegiatan ATMA ASTA 2020 tetap harus dilaksanakan secara virtual dengan mengikuti protokol kesehatan secara ketat untuk menghindari kerumunan. Bahkan, virtual konser donasi: Rhemura X Save the Children ini bisa dibilang merupakan pentas seni (Pensi) pertama yang dihelat secara online di Kota Bandung.

Ketua Pelaksana ATMA ASTA 2020, Purnama Sidiq, kelas XII MIPA-1 mengatakan, ATMA ASTA adalah pensi tahunan SMA Negeri 8 Bandung. ATMA ASTA ini pertama kali dibentuk tahun 2016 untuk mewadahi pameran seni ekstrakurikuler Gamakarya, dan pada tahun selanjutnya ATMA ASTA diadaptasi oleh OSIS.

Purnama Sidiq

Menurut Sidiq, kenapa ATMA ASTA tahun ini mengangkat nama “Rhemura”, konon katanya nenek moyang orang Sunda itu mananya Rhemura. “Rhe artinya berjajarnya 12 planet, Mu adalah Ibu Pertiwi dan Ra itu artinya bangsa. Jadi seolah-olah bangsa pertiwi itu adalah Bangsa Rhemura,” katanya.

Dijelaskan Sidiq, ATMA ASTA tahun 2016 dilaksanakan di Ganesha, tahun 2018 di Pussenif TNI-AD dengan mengundang artis papan atas, yakni Raisa, Tulus, The Cangcuters, dan Merion Zola. Kemudian pada tahun 2019 masih di Pussenif TNI-AD 2019 dengan menghadirkan artis Isyana Sarasvati, Yura Yunita, The Cangcuters, Tulus, Afgan, Peace dan Arito Pramono.

Untuk gelaran ATMA ASTA 2020 ini, kata Sidiq, memang pelaksanaannya tidak segebyar tahun-tahun sebelumnya, karena adanya pandemi Covid-19, sehingga pemasukan kami berkurang. “Kita hanya mengundang beberapa artis, yaitu, Jessica Bunga, Amigdala dan Son of Dead. Tetapi dalam pembukaan ATMA ASTA ada sambutan dari Ketua MPR RI, H. Bambang Soesatyo, SE.,M.B.A dan Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A.,M.B.A.,

“ATMA ASTA SMA Negeri 8 ini sudah 2 tahun menjadi pensi terbaik di Kota Bandung, bahkan untuk pelaksanaan tahun ini ATMA ASTA Rhemura 2020 Konser Virtual ini merupakan pentas seni pertama yang digelar secara online di Kota Bandung,” aku Sidiq kepada gorajuara.com belum lama ini.

Konsepnya, tandas Sidiq, ATMA ASTA konser donasi virtual, live stereaming di youtube channel ATMA ASTA. Kita berkolaborasi dengan Save the Children, yaitu Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur. Sehingga masyarakat bisa berdonasi untuk membantu anak-anak di Sumba yang kesulitan mengikuti kegiatan belajar di rumah, seperti terkendala sarana dan prasarana belajar.

HASIL DONASI INI BISA BERMANFAAT

Sementara itu, menurut Wakil Ketua 2 ATMA ASTA, Andranastya, menyebutkan, pada tahun 2017 memang SMA Negeri 8 tidak melaksanakan ATMA ASTA karena satu dan lain hal.

“Nah, setahun kemudian pada tahun 2018 kita kembali menggelar ATMA ASTA Hifestus yang bertemakan “Harapan”. Tahun berikutnya temanya nyambung, yakni ATMA ASTA Ratetra adalah “Kebangkitan”, dan tahun sekarang temanya “Kejayaan”,” ujar siswi kelas XII-MIPA 7 yang akrab dipanggil Andra ini.

Andranastya

Menurut Andra, ATMA ASTA itu artinya ATMA itu "Jiwa" dan ASTA itu "Delapan". Jadi ATMA ASTA itu artinya "Jiwa Delapan".

Meski tahun ini dilaksanakan secara virtual, kata Andra, kita masih tetap menyuguhkan festival musik Amigdala, dan ada talk show dengan pemateri Adam Ramdhani dari Save the Children.

ATMA ASTA tahun ini, ucap Andra, merupakan tantangan baru bagi kami karena membutuhkan taktik yang berbeda dari tahun sebelumnya. Jadi kita harus mematangkan strategi supaya acara ini dapat berjalan dengan maksimal.

“Inti dari kegiatan ini kita ingin mengingatkan untuk teman-teman ternyata di luar sana, seperti di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur masih banyak sekali saudara kita yang membutuhkan bantuan. Sehingga kami membuka relasi untuk teman-teman agar dapat mendonasikan sebagian dari uang jajannya untuk membantu saudara-saudara di Sumba,” tuturnya.

Andra berharap, uang yang kami kumpulkan dapat bermanfaat bagi saudara-saudara kita di Sumba. “Tujuan dari acara ini kan berdonasi, sehingga bisa membantu kebutuhan mereka dalam kegiatan pembelajaran,” pungkasnya.**

Editor: Rusyandi

Bagikan melalui:

Komentar