Elis Herawati,

"Masa Pandemi, KBM Harus Bisa Menarik Bagi Siswa"

"Masa Pandemi, KBM Harus Bisa Menarik Bagi Siswa" ist Kepala SMK Negeri 1 Sumedang, Dra. Elis Herawati, M.Pd.,

SUMEDANG, GJ.com - Bagaimana pembelajaran selama masa pandemi Covid-19 ini bisa berjalan sesuai dengan anjuran pemerintah melalui Kemendikbud, tetapi tidak menjadi beban bagi peserta didik. Guru tidak hanya sekadar memberikan tugas melalui WhatsApp (WA) Grup kepada siswa, setelah itu selesai.

“Bukan itu, namun bagaimana pembelajaran itu bisa menarik dan menyenangkan bagi siswa,” ujar Kepala SMK Negeri 1 Sumedang, Dra. Elis Herawati, M.Pd.

Meski peserta didik harus belajar secara jarak jauh bukan hambatan untuk tidak berkarya dan berprestasi. Seperti halnya yang dilakukan siswa-siswi SMKN 1 Sumedang di tengah pandemi ini justrus mengukir sebuah karya dan prestasi yang membanggakan warga sekolah.

Salah satu karya yang dihasilkan, yakni sebuah alat penyiram tanaman dan rumput dengan menggunakan Internet of Things (Iot) yang bisa dikendalikan melalui handphone (HP). “Alat penyiram tanaman dan rumput ini berhasil menyabet juara 1  ketika diikutsertakan dalam sebuah even yang diselenggarakan oleh Unikom Bandung. Bahkan, saat mengikuti kejuaraan tingkat nasional di Jakarta pun karya anak-anak ini mendapat juara 1,” kata Elis.

Menurut Elis, kita juga punya Kelas Industri, yaitu untuk Kompetensi Teknik Pengelasan dengan PT Komatsu dan para alumninya  banyak diterima untuk berkeja di perusahaan tersebut. SMKN 1 Sumedang tidak hanya bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan didalam negeri saja, tetapi diluar negeri juga,  perusahaan di Jepang, Jerman, Taiwan, Thailand, Malaysia dan Singapura.

Biasanya sebelum pandemi Covid-19, jelas Elis, setiap minggu paling sedikit 2 siswa ada yang berangkat ke Jepang, Malaysia dan Jerman untuk melaksanakan magang. “Kebanyakan anak-anak yang berengkat ke Jepang, karena kita bekerjasama dengan PT Jiaec Jepang. Sampai sekarang sudah ada kurang lebih 500 siswa yang magang di PT Jiaec Jepang,” ungkap Elis.

Menurut Elis, BKK SMKN 1 Sumedang selalu menyalurkan para alumninya untuk bekerja di dalam dan luar negeri. Hampir 70% bisa bekerja, 25% berwirausaha, dan 5% melanjutkan ke perguruan tinggi (PT). “Kita juga sering dijadikan tempat rekrutmen oleh perusahaan-perusahaan besar untuk para alumni SMKN 1 Sumedang dan SMK lainnya yang ada di Jawa Barat,” ucapnya.**

Editor: Rusyandi

Bagikan melalui:

Komentar